Gerakan percepatan tanam perdana padi, jagung dan kedelai tingkat nasional dilakukan Departemen Pertanian di Mojokerto, Jawa Timur.
“Gerakan percepatan tanam perdana ini menyatakan kesiapan kita untuk menggerakkan seluruh masyarakat pertanian Indonesia untuk menanam,” kata Dirjen Tanaman Pangan Departemen Pertanian Ir. Sutarto Ali Moeso saat mencanangkan gerakan tanam perdana ini di Desa Payung Rejo, Kuto Rejo, Mojokerto, Jawa Timur.
Hadir dalam pencanangan tanam perdana ini adalah produsen pupuk, benih, pestisida dan sarana produksi lainnya. Selain itu juga hadir para peneliti, penyuluh dan petani. “Mereka siap untuk menanam dan siap untuk melayani petani,” tambahnya.
Perkembangan produksi padi secara nasional menurut Sutarto sangat baik. “Produksi padi 2009 akan lebih baik dari 2008, karena semua masyarakat yang terlibat bergerak, semua memberikan pelayanan yang baik. Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan-bantuan seperti benih dan pupuk,” tuturnya.
Dikatakannya pada tahun ini iklim juga mendukung bagi produksi pangan nasional. Sebagai indikatornya dia memaparkan kondisi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Di kabupaten sentra beras nasional ini kalau iklimnya tidak baik pusonya bisa mencapai 40 ribu hektar, pada tahun ini sawah puso di Indramayu kecil sekali.
Sutarto menuturkan pada akhir tahun ini sampai akhir 2010 masih ada El-nino. Beberapa daerah akan mundur hujannya antara 10 hingga 20 hari, ada yang curah hujannya kurang, ada yang curah hujannya tetap dan bahkan ada yang lebih. “Maka untuk daerah yang irigasi teknisnya bagus harus segera tanam, daerah yang tidak cukup airnya kita anjurkan menggunakan padi berumur pendek atau menerapkan model budidaya gogo rancah. “Inilah perlunya kita canangkan gerakan tanam agar kita tak terlena,” tambahnya.
Mojokerto dipilih menjadi lokasi gerakan tanam perdana nasional karena memiliki prestasi ketahanan pangan yang cukup bagus. Kabupaten ini pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai kabupaten yang berhasil dalam melakukan inovasi pertanian dan meningkatkan produksi pangannya.
Percepatan Tanam Nasional di Mojokerto
15 tahun yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar